Ngeri! Kesan Berparti Dan Minun Arak Sambil Memandu, Netizen Saksikan Sendiri Video Live Di Media Sosial Saat Kemalangan Maut Seorang Instafamous Terkenal.

Sharing is caring!

Ngeri! Kesan Berparti Dan Minun Arak Sambil Memandu, Netizen Saksikan Sendiri Video Live Di Media Sosial Saat Kemalangan Maut Seorang Instafamous Terkenal.

Sofiya Magerko, 16 tahun yang berasal dari sebuah pekan kecil di Ukraine merupakan seorang remaja yang sangat terkenal khususnya di media sosial.

Loading...

Di Izyum, Sofiya sering menyertai pertandingan kecantikan dan bergiat aktif di dalam media sosial seperti mana-mana remaja lain. Di Instagram sahaja, Sofiya mempunyai lebih daripada 3,000 jumlah pengikut.

Sofiya sering meluangkan masanya bersama rakan baik, Daria Medvedeva. Pada petang kejadian, kedua-dua sahabat ini telah bercadang untuk keluar dan berhibur. Daria telah mengambil Sofiya dengan menaiki keretanya sebelum peristiwa ini bertukar menjadi peristiwa berdarah di pekan Izyum.

Semasa sedang berseronok, mereka sering mengambil swafoto dan memuatnaiknya di media sosial.

Selepas beberapa jam, Sofiya kemudiannya memutuskan untuk merekodkan aktiviti mereka berparti. Semasa dalam perjalanan untuk menuju ke kelab, Sofiya telah memulakan siaran langsung menerusi Instagram.

Loading...

Mereka kelihatan begitu berseronok mendengar muzik, meminum minuman keras, melambai pada kamera, menari dan bergelak ketawa.

Walaupun sedar kesemua perbuatan tersebut boleh mendatangkan bahaya, mereka mungkin merasakan tiada kejadian buruk yang akan menimpa mereka.

Kredit: YouTube

Rakaman secara langsung itu berlarutan sehingga tiba-tiba, para pengikut yang menonton siaran tersebut terkejut setelah mendengar satu bunyi dentuman yang kuat diiringi dengan kesunyian yang mengerikan.

Mereka telah mengalami kemalangan apabila Daria hilang kawalan sekali gus merempuh lampu jalan pada malam tersebut.

Beberapa detik kemudian, dua lelaki tiba di lokasi kemalangan dan segera menghubungi pihak polis serta ambulans. Akan tetapi, ianya sudah terlambat.

Sofiya mati di tempat kejadian manakala Daria pula yang mengalami kecederaan teruk meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke hospital.

Lebih menyeramkan, kesemua insiden ini terus direkodkan oleh kamera tersebut.

Loading...

Video di bawah menunjukkan detik pengakhiran riwayat dua gadis tersebut. Amaran kepada anda, video tersebut mungkin mengandungi imej yang tidak sesuai ditontoni.

Sebagai pengajaran, kita haruslah sentiasa mematuhi peraturan jalan raya. Selain memandu dalam keadaan mabuk, memandu secara laju dan tidak berhemah serta tidak memakai tali pinggang keselamatan juga boleh mendatangkan bahaya.

Ramai yang beranggapan perkara sebegitu tidak akan terjadi kepada mereka. Tetapi adakah anda mahu perkara ini berlaku baru anda mahu menyesal seumur hidup? Renung-renungkan…

 

Sumber: Hefty
Sumber: Erabaru.com

Lelaki yang Gilakan Hantu Ini Pasang CCTV Ingin Merakam Penampakan Hantu di Sekitar Rumahnya, Tapi yang Dia Lihat Adalah Sesuatu yang Lebih Menyeramkan Atas Katilnya.

Seorang pria asal Australia yang memiliki ketertarikan pada hal-hal mistis memutuskan untuk memasang kamera sembunyi dengan harapan bisa menangkap sosok hantu atau sebagainya.

Ketika memeriksa rekaman, ia malah lebih terkejut atas apa yang dilihatnya.

Pria tersebut lupa mematikan kamera sehingga kamera merekam sesuatu yang amat menyakitkan baginya.

Ternyata pria tersebut memergoki kekasihnya berselingkuh dengan anaknya sendiri. Wanita 28 tahun tersebut telah menjadi pacar pria itu 11 tahun lamanya.

Keduanya tinggal bersama meski tidak terikat pernikahan secara resmi. Jadi secara teknis, ia adalah ibu tiri dari anak pacarnya itu.

Wanita tersebut telah mengenal anak pacarnya sejak si anak berusia 9 tahun.

Sekarang, bocah itu berusia 16 tahun. Setelah mengetahui kejadian tersebut, pria itu kemudian membawa kasus ini ke pangadilan.

Di Pengadilan Tinggi Tasmania, wanita yang tak disebutkan namanya itu dinyatakan bersalah karena melakukan hubungan intim dengan anak di bawah umur. Ia kemudian dikenai hukuman penjara selama enam bulan.

Menurut Hakim David Porter, pelaku sudah kenal dan tinggal bersama dengan bocah itu sejak tahun 2012. Jaksa mengungkapkan bahwa hubungan itu baru terungkap pada Oktober tahun lalu.

Wanita tersebut pada mulanya masuk ke kamar “anak tiri” nya untuk berdiskusi masalah tes mengemudi. Keduanya awalnya hanya bercanda saja, tapi kemudian saling bersentuhan dan berujung pada hubungan suami-istri.

Awalnya, wanita itu menyangkal memiliki hubungan dengan anak dari pasangannya. Tapi kemudian, ia mengaku sudah berhubungan dengan anak itu setidaknya tiga kali, Telegraph melaporkan.

Meski sudah ketahuan, wanita itu tetap melanjutkan hubungan gelapnya selama beberapa minggu. Namun, pada saat persidangan, ia mengira batas umur dewasa seseorang adalah 16.

Padahal di Tasmania, seseorang dinyatakan dewasa pada usia 17 tahun. Dikabarkan, wanita tersebut sedang mencoba memperbaiki hubungannya dengan pasangannya yang sudah berjalan 11 tahun itu.

Sumber: Tribun via OHTrending.net

Sharing is caring!

Loading...